vadakkuvaasal.com

Mobil Listrik Daihatsu Sudah Ada di Jepang sejak 1999

Daihatsu Hijet EV
Lihat Foto

TOKYO, - Memasuki era elektrifikasi, sejumlah agen tunggal pemegang merek (ATPM) menyajikan pilihan kendaraan elektrifikasi, mulai dari berteknologi hibrida hingga battery electric vehicle (BEV), untuk masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan konvensional.

Beberapa pabrikan juga turut membawa mobil konsep atau sekadar perkenalan ke masyarakat agar lebih familiar. Hal ini dilakukan guna mendukung program net zero emission di 2026.

Salah satunya adalah Daihatsu yang turut memamerkan 5 kendaraan konsep di ajang Japan Mobility Show 2023, empat diantaranya merupakan mobil listrik murni.

Baca juga: Toyota Siapkan Mobil Sport Berbasis Motor Listrik

Meski di Indonesia Daihatsu belum menunjukkan persaingan kendaraan elektrifikasi, pada kenyataannya, pabrikan asal Jepang ini sudah memiliki mobil listrik murni sejak 1999. Kendaraan listrik tersebut adalah Hijet EV.

“Daihatsu sudah mulai melakukan studi mengenai EV sejak tahun 70-an, dan pada 1999 meluncurkan Hijet EV, tetapi pada saat itu hanya sebatas digunakan secara korporat saja tidak untuk retail,” ucap Takao Kunita, Chief Coordinator, Marketing, Sales & Promotion Dept ECC Group, di Tokyo Big Sight, Rabu (25/10/2023).

Daihatsu Hijet BEV/Nanda Daihatsu Hijet BEV

Daihatsu juga turut memerkan produk Hijet BEV di ajang JMS 2023. Versi paling anyar dari mobil listrik Hijet ini rencananya akan diluncurkan pada tahun fiskal 2023.

“Kami juga menampilkan Hijet BEV. Ada rencana produk ini diluncurkan di tahun fiskal ini, tahun fiskal di Jepang itu sampai dengan Maret 2024,” kata Takao.

Baca juga: Pembelian Motor Secara Kredit Meningkat di Atas 60 Persen

Berdasarkan data spesifikasi Hijet BEV memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.890 mm, dengan jarak sumbu roda 2.450 mm. Belum diketahui kapasitas baterai mobil ini, tetapi diklaim mampu mencapai jarak 200 km.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat