vadakkuvaasal.com

Beli Avanza Bekas buat Mudik, Ketahui Dulu Penyakit Bawaannya

Mobil bekas yang diminati buat mudik lebaran
Lihat Foto

JAKARTA, - Agenda mudik tinggal dua pekan lagi, aktivitas transaksi di bursa otomotif semakin meningkat. Banyak konsumen hendak berburu mobil bekas sebagai tunggangan anyar saat Lebaran.

Menurut kesaksian pedagang, Toyota Avanza generasi kedua lansiran 2011 - 2019 adalah model mobil bekas terlaris di bursa. Jumlah stoknya banyak, dan permintaan konsumen juga tinggi.

Bagi konsumen yang mengincar LMPV satu ini, ada beberapa poin penting yang harus dijadikan pertimbangan, seputar pemeriksaan kesehatan mobil dan prediksi pemakaian untuk jangka panjang.

Khusus Avanza bekas, ada anjuran menarik yang dibagikan oleh mekanik ahli. Konsumen sebaiknya memeriksa satu komponen di kompartemen mesin, yakni bagian rumah filter alias dudukan saluran udara.

Baca juga: Video Viral, Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi oleh Bengkel

Air filter Toyota Avanza reborn yang dipasang di rumah filter. Masih model lama dan menggunakan sekatFJCar/Facebook Air filter Toyota Avanza reborn yang dipasang di rumah filter. Masih model lama dan menggunakan sekat

Juni Siswanto, Technical Leader Auto2000 Ahmad Yani menjelaskan, komponen dimaksud bisa dianggap sebagai salah satu penyakit bawaan Toyota Avanza bekas.

“Tergantung pemakaian konsumen juga, tapi pangkon (dudukan) filter itu paling sering defect, apalagi di model keluaran 2011,” ucapnya kepada , belum lama ini.

Sesuai namanya, rumah filter berfungsi sebagai tempat air filter. Komponen ini berbahan plastik keras dan langsung terhubung dengan throttle body.

Juni menjelaskan, Avanza generasi kedua masih menggunakan air filter jenis lama, yang dilengkapi dengan sekat karet di sekelilingnya. Seiring berjalannya waktu, komponen ini bisa getas dan posisinya jadi tidak pas.

Baca juga: Satu Komponen Ini Rusak, Bisa Bikin Banyak Masalah Saat Mudik

mobil bekas di segmen MPV/Nanda mobil bekas di segmen MPV

“Efeknya tarikan ngadat dan bikin loyo, tenaganya enggak ada. Ini repot kalau konsumennya enggak tahu, dikiranya yang salah mesin,” kata dia.

Solusi akan kendala ini sejatinya mudah, cukup mengganti komponen yang rusak dan getas dengan baru, gejala-gejala tersebut bisa langsung dihilangkan.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat