vadakkuvaasal.com

Toyota Jepang Belum Bisa Pastikan Pengiriman Kembali Yaris Cross

Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.
Lihat Foto

JAKARTA, - Chairman Toyota Motor Corporation (TMC) Akio Toyoda memutuskan untuk menangguhkan atau menghentikan sementara produksi dan distribusi Corolla Fielder, Corolla Axio, dan Yaris Cross pada Senin (3/6/2024).

Keputusan tersebut terpaksa diambil setelah perusahaan terbukti melakukan penyimpangan atas pelaporan sertifikasi untuk enam kategori uji keselamatan usai dilakukan investigasi sejak 23 Januari 2024.

"Sebagai orang yang bertanggung jawab atas Toyota Group, saya sampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya," kata Toyoda dalam konferensi persnya.

Baca juga: Kelanjutan Skandal Toyota, Akio Toyoda Kembali Minta Maaf ke Publik

Chairman Toyota Motor Corporation, Akio Toyodadok.TMC Chairman Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda

Selama penghentian sementara ini, Toyoda mengatakan, bahwa pihaknya yang mencakup seluruh bagian Toyota Group, akan melakukan tinjauan kembali untuk semua proses produksi sebelum dikirimkan ke masyarakat luas.

Serta, turut melakukan komunikasi rutin bersama Kementerian Pertahanan, Infrastruktur, Transportasi Jepang (MLIT).

Namun dalam kesempatan terkait, Toyoda belum bisa memastikan waktu yang diperlukan untuk menuntaskan skandal dimaksud dan kapan Yaris Cross Cs itu bisa mulai didistribusikan kembali.

"Dalam penyelesaiannya tentu kita memerlukan waktu. Tapi saya pastikan hal ini akan diselesaikan secepatnya dan saya sendirilah yang akan memimpin perbaikan atas Toyota Group," kata Toyoda.

Baca juga: Rincian Skandal Sertifikasi yang Libatkan Toyota Yaris Cross

Pabrik Toyota Australia.Motoring.com.au Pabrik Toyota Australia.

"Jadi saat ini saya belum bisa memastikan dimulainya waktu pengiriman unit. Kita akan terus berkomunikasi kepada seluruh pihak terkait untuk selesaikan masalah ini," lanjutnya.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa kendaraan yang sudah dikirimkan ke konsumen masih bisa digunakan secara normal untuk kebutuhan sehari-hari. Sebab masalah bukan pada sisi teknis melainkan sertifikasi saja.

"Saya bisa pastikan bahwa mobilnya sendiri tidak mengalami masalah. Tetapi kita tetap harus mengikuti aturan," ucap Toyoda.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat