vadakkuvaasal.com

Begini Cara Pakai APAR yang Benar Saat Mobil Terbakar

Ilustrasi mobil terbakar
Lihat Foto

JAKARTA, - Berkaca dari kasus terbakarnya Toyota Avanza yang terbakar di salah satu SPBU. Pengendara mobil wajib mengetahui beberapa hal terkait keselamatan.

Untuk mengurangi risiko api cepat menjalar, pemilik kendaraan diimbau untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) yang disimpan di mobil.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan mengatakan, penggunaan APAR dapat mencegah peristiwa kebakaran membesar dan menjalar ke tempat lain.

Baca juga: Tutup Pabrik ASEAN, Subaru Belum Buka Opsi Relokasi ke Indonesia

Pengguna APAR harus memperhatikan beberapa hal, agar piranti ini efektif memadamkan api. Karena dalam menggunakan APAR, ternyata tidak bisa sembarangan.

Ilustrasi penggunaan alat pemadam apiShutter Stock Ilustrasi penggunaan alat pemadam api

“Hal terpenting saat menggunakan APAR adalah mengetahui arah gerak api dari tiupan angin. Jadi untuk memadamkan api harus membelakanginya. Itu akan lebih cepat dan efektif memadamkan api,” ucap Eko, beberapa waktu lalu kepada .

Eko melanjutkan, jika disemprot dari arah depan atau melawan tiupan angin, titik api malah meluas atau bisa membuat titik baru. Sehingga berpotensi membuat titik api makin meluas dan berisiko membuat kebakaran semakin besar.

Baca juga: BRZ Tulang Punggung Subaru Indonesia, Forester Ketiga

Maka dari itu, saat menggunakan APAR harus dalam keadaan tenang dan tidak panik agar kobaran api pada kendaraan yang terbakar tak semakin meluas.

“Biasanya kalau panik kita semprotkan saja ke arah nyala api, padahal itu bukan titik utamanya. Yang efektif harus langsung fokus ke titik api,” kata Eko.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat