vadakkuvaasal.com

KIA Indonesia Tunggu Kabar Pusat Soal Recall EV9

Produk Kia EV9 pada BIMS 2024.
Lihat Foto

JAKARTA, - Baru-baru ini Kia dikabarkan melakukan program penarikan kembali alias recall terhadap 2.401 unit mobil listrik EV9.

Sport Utility Vehicle (SUV) listrik Kia yang terkena recall tersebut merupakan periode produksi 25 September 2023 dan 21 Maret 2024 di pabrik Kia yang terletak di Gwangmyeong Autoland, Korea Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Marketing & Development Division Head PT Kreta Indo Artha (KIA), Ario Soerjo mengatakan, pihaknya masih menunggu kabar resmi dari pusat.

“Sampai saat ini belum ada informasi dari principal,” ucap Ario, kepada , Rabu (12/6/2024).

Baca juga: Mobil Listrik Kia EV9 Kena Recall, Masalah Atap

Untuk itu, Kia belum bisa memberikan pernyataan atas sejumlah pertanyaan yang ada saat ini, yaitu apakah Kia EV9 yang ada di Indonesia juga terdampak atau tidak.

Sebagai informasi, Kia telah mengeluarkan pengumuman recall EV9 untuk ketiga kalinya di pasar Amerika Serikat dalam dua bulan terakhir.

Kia EV9 GT-Line/Donny Kia EV9 GT-Line

Sebelumnya, penarikan kembali EV9 itu disebabkan lantaran pengemudi bisa tiba-tiba kehilangan tenaga saat berkendara, serta sabuk pengaman yang dinilai tidak aman. Kia kemudian mengumumkan kembali recall EV9 karena adanya masalah pada headliner.

Menurut pemberitahuan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), disebutkan bahwa headliner EV9 mungkin tidak cukup menyerap kekuatan benturan kepala penumpang saat terjadi tabrakan.

Hal ini berarti EV9 tidak memenuhi persyaratan Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal tertentu dan meningkatkan risiko cedera saat terjadi tabrakan.

Baca juga: Sampai Juni 2024, Jumlah SPKLU PLN di Jakarta 113 Unit

Adapun masalah ini pertama kali ditemukan pada 25 Mei 2024. Kia melakukan pengujian terhadap model 2024 yang dibuat di Korea dan, pada 28 Mei, menentukan bahwa headliner tidak memenuhi persyaratan kinerja.

Sampai saat ini Kia tidak mengetahui adanya laporan cedera kepala penumpang yang disebabkan oleh headliner, termasuk kecelakaan atau kematian.

Namun pabrikan asal Korea Selatan itu telah menginstruksikan diler untuk mengganti pelat penyerap benturan yang dipasang di headliner dengan yang lebih baik. Pemilik Kia yang telah membayar untuk memperbaiki masalah ini akan mendapatkan penggantian penuh.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat