vadakkuvaasal.com

Yamaha NMAX Turbo Masih Bisa Minum Pertalite

Yamaha NMAX Turbo hadir dengan pembaruan fitur yang cukup canggih di kelasnya. Kehadiran fitur baru bertujuan untuk meningkatkan performa skutik bongsor ini, walaupun berdasarkan spek di atas kertas tidak berbeda jauh dengan model sebelumnya.
Lihat Foto

JAKARTA, – Yamaha NMAX Turbo hadir dengan pembaruan fitur yang cukup canggih di kelasnya. Kehadiran fitur baru bertujuan untuk meningkatkan performa skutik bongsor ini.

NMAX Turbo masih mengusung mesin berpendingin cairan 4 Tak SOHC VVA. Dengan ukuran diameter x langkah (58 mm x 58,7 mm), dan volume ruang silinder 155,09 cc. Sementara perbandingan kompresi juga masih sama, yaitu 11,6:1.

Berdasarkan spek di atas kertas, NMAX Turbo memiliki tenaga maksimal 11,3 kW atau setara 15,1 Tk pada 8.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 14,2 Nm pada 6.500 rpm.

Baca juga: Bus Terbakar Karena Pecah Ban, Begini Logikanya

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan tetap menyalurkan BBM jenis Pertalite (RON 90) kepada masyarakat sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) tertanggal 10 Maret 2022.PERTAMINA PT Pertamina Patra Niaga menegaskan tetap menyalurkan BBM jenis Pertalite (RON 90) kepada masyarakat sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) tertanggal 10 Maret 2022.

Meski mengusung teknologi mesin yang sudah modern, rupanya konsumen NMAX Turbo masih bisa mengisi BBM menggunakan Pertalite (RON 90).

“Bisa (Pertalite), tadi disampaikan kan unleaded gasoline. Kenapa? karena berpengaruh terhadap proses pembakaran,” ujar Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Jakarta (12/6/2024).

“Makanya pengetesan yang dilakukan Yamaha tidak hanya menggunakan Pertamax, bahkan bensin pinggir jalan tetap kita tes,” kata dia.

Baca juga: Berlaku Juli, SIM Pakai Format Baru Ada Gambar Motor dan Mobil

Namun demikian, menurut Anton, penggunaan BBM jenis Pertalite akan berdampak pada pembakaran yang tidak maksimal.

“Makanya yang disarankan pabrikan unleaded gasoline, yang mau mendapatkan performa optimal ya menggunakan unleaded gasoline,” ucap Anton.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat