vadakkuvaasal.com

Persaingan Marquez VS Acosta Bisa Dongkrak Pamor MotoGP

Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Italia 2024
Lihat Foto


JAKARTA, - Valentino Rossi merupakan pebalap yang karismatik. Diakui atau tidak, berkat Rossi olahraga motorsport seperti MotoGP bisa terdongkrak dan punya penggemar setia.

Kini setelah Rossi pensiun pada akhir 202, belum ada nama sekaliber pebalap asal Tavulia, Italia, tersebut sebagai citra positif MotoGP, bahkan sekelas Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.

Baca juga: Mengenal Istilah Bus Single Glass dan Double Glass

Jorge Lorenzo, Juara Dunia MotoGP tiga kali mengatakan, ke depan percaya MotoGP akan mengalami ledakan popularitas asal ada persaingan antara Marc Marquez dengan rookie Pedro Acosta.

Pedro AcostaInstagram @37pedroacosta Pedro Acosta

Alasannya, meski Marquez dan Acosta telah bersinar musim ini tapi puncaknya baru akan terlihat pada musim 2025, di mana keduanya akan menjadi pebalap pabrikan dan bisa bersaing memperebutkan gelar MotoGP.

“Segera setelah Marc kembali berjuang untuk meraih kemenangan, penonton MotoGP, termasuk Acosta di kategorinya, meningkat,” kata Lorenzo dikutip Crash, Minggu (16/6/2024).

“Saya tidak akan memberi tahu Anda bahwa dia berada di level yang sama dengan Valentino Rossi, tetapi memang benar bahwa sejauh ini dia (Marquez dan Acosta) adalah yang paling layak untuk media,” katanya.

Baca juga: Cara Benar Mengendarai Mobil Saat Melibas Tanjakan yang Menikung

Legenda MotoGP sekaligus mantan rekan setim Marquez, Jorge Lorenzo mengatakan tidak kaget dengan keputusan Marquez. Bahkan menyebut sebetulnya para pebalap sudah mengetahui hal itu, namun tidak ada yang membicarakannya.
Foto: Motosan Legenda MotoGP sekaligus mantan rekan setim Marquez, Jorge Lorenzo mengatakan tidak kaget dengan keputusan Marquez. Bahkan menyebut sebetulnya para pebalap sudah mengetahui hal itu, namun tidak ada yang membicarakannya.

Lorenzo menegaskan, Marquez membuktikan pengaruhnya di MotoGP dengan memenangkan pertarungan jadi pebalap tim pabrikan Ducati 2025.

“Dia telah memainkan kartunya dengan cara terbaik,” kata Lorenzo.

“Marc telah memainkan kartunya dengan mengatakan di media, dan saya kira secara pribadi, bahwa dia tidak akan pergi ke Pramac, bahwa dia menginginkan pabrikan," ujarnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat