vadakkuvaasal.com

Ini Tanda Busi Motor Matik Masih Layak Pakai

Ilustrasi busi motor yang sudah rusak akibat mesin overheating
Lihat Foto

KLATEN, - Salah satu cara menentukan kelayakan busi pada sepeda motor matik adalah dengan melakukan pemeriksaan visual.

Pasalnya, busi wajib diperiksa secara berkala setiap melakukan perawatan. Namun, tidak harus diganti bila kondisinya masih bagus. Lantas bagaimana kriteria busi yang masih layak pakai?

Gio, Pemilik Giovani Motor Cawas, Klaten mengatakan busi motor matik bisa diperiksa secara visual saat proses perawatan berkala.

Baca juga: Jangan Tunggu Rusak, Pakai Motor Matik Wajib Rutin Ganti Oli Gardan


“Dengan melepas busi maka akan ketahuan kondisi busi secara visual, apakah ada tanda-tanda kerusakan atau juga bisa dilakukan pemeriksaan fungsi secara manual, sehingga bisa ditentukan busi tersebut masih layak pakai atau tidak,” ucap Gio kepada , Selasa (18/6/2024).

Gio mengatakan secara visual busi motor matik yang masih bagus tidak ada cacat fisik baik berupa retakan di area keramik, ulirnya masih utuh, cincin masih berfungsi serta ujung elektrodanya tidak aus.

“Jika hanya kotor karena karbon sisa pembakaran, busi bisa dibersihkan menggunakan sikat kawat, setelah itu diperiksa fisiknya secara visual, pastikan elektrodanya masih utuh atau tidak tipis,” ucap Gio.

Baca juga: Apakah Motor Matik Wajib Punya Sistem Pengereman ABS?

Ilustrasi busi motor yang sudah rusak akibat mesin overheating/Daafa Alhaqqy Ilustrasi busi motor yang sudah rusak akibat mesin overheating

Selanjutnya, Gio mengatakan perlu dilakukan pengujian percikan bunga api bila diperlukan untuk memastikan kemampuannya masih baik. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh tenaga professional.

“Jika busi masih mengeluarkan bunga api cukup besar sebagaimana mestinya, busi lama bisa dipasang kembali dengan menyetel celah busi sebelumnya, karena kondisi seperti ini bisa dikatakan masih layak pakai,” ucap Gio.

Jadi, busi dengan ciri-ciri di atas bisa dikatakan masih layak pakai. Bila memang belum waktunya ganti, busi bisa dipakai sampai waktu perawatan berkala berikutnya, maksimal 4.000 Km atau 4 bulan.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat