vadakkuvaasal.com

Impresi Perdana Jajal Mobil Listrik Mercedes-Benz EQE SUV

Mercedes-Benz EQE SUV
Lihat Foto


JAKARTA, - Belum lama ini Mercedes-Benz Indonesia meluncurkan Mercedes-Benz EQE SUV. Mobil listrik keenam "Mercy" ini hadir untuk melawan sesama Jerman yaitu BMW iX.

Usai peluncuran redaksi diperkenankan untuk menjajal sebentar EQE SUV. Treknya tidak panjang hanya di parkiran Le Parc ResidenceThamrin Nine Complex di Jakarta Pusat.

Baca juga: Hasil Konsumsi BBM New Xpander Cross di Rute Tol

Meski treknya tak panjang tapi sesi tes impresi perdana itu memberikan gambaran mengenai fitur-fitur unggulan yang ada di mobil yang dibanderol Rp 2,8 miliar off the road ini.

Tampilan luar EQE SUV pada dasarnya mirip-mirip dengan saudaranya yang lebih mewah dan meluncur lebih dulu yaitu EQS SUV.

Gril depan dengan patern hitam mengkilap jadi andalan mendongkrak tampilan mewah. Gril tersebut ditambah dengan logo bintang tiga "Mercy" kecil-kecil yang jadi aksen menarik.

Secara keseluruhan fasia depan EQE SUV cukup berkarakter tanpa meninggalkan kesan maskulin. Konsep keseluruhan tersebut juga terlihat dari samping dan desain belakang yang terasa "tebal."

Baca juga: Kisah Bikers Bule Bangun Jembatan Rusak di Kampung Terapung

Mercedes-Benz Indonesia resmi meluncurkan mobil listrik Mercy EQE SUV/Gilang Mercedes-Benz Indonesia resmi meluncurkan mobil listrik Mercy EQE SUV

Saat masuk kabin terasa aura mobil yang modern dan mewah tapi tidak sampai futuristis. Mercedes-Benz tahu pasar yang dituju ialah pasar kelas atas sehingga bisa mengkombinasikan atau menyesuaikan selera.

Saat mobil melaju, sama seperti mobil listrik lain tak terdengar suara mesin. Apalagi mobil yang redaksi bawa tak bisa kecepatan tinggi paling hanya mentok di 15 km per jam di area parkir.

Lantas apa yang dicoba dan bisa dirasakan? jawabannya fitur rear axle steering.

Rear axle steering merupakan fitur yang saat ini hanya ada di mobil listrik Mercedes-Benz. Fitur ini pertama hadir di mobil listrik EQS sedan.

Baca juga: Bocoran Bus Baru PO Bagong yang Pakai Jetbus 5

Mercedes-Benz EQE SUVDok. Mercedes-Benz Mercedes-Benz EQE SUV

Rear axle steering memungkinkan roda belakang ikut bergerak saat setir diputar. Baik lawan arah dari gerak setir dan mengikuti gerak setir. Tujuannya agar manuver mobil bisa lebih maksimal.

Pada EQE SUV fitur rear axle steering bisa bergerak sampai 10 derajat, berbeda dengan di EQS sedan yang hanya bisa bergerak 4,5 derajat.

Hasilnya terbukti saat di parkiran, radius belok mobil jadi makin kecil. Saat redaksi mencoba putaran balik, untuk mobil dengan dimensi panjang 4.863 mm, tinggi 1.686 mm, dan lebar 1.940 mm tanpa kaca spion, sudut putarnya termasuk kecil.

Baca juga: Indonesia Dekati Jepang untuk Kembangkan Kendaraan Listrik

Mercedes-Benz EQE SUV /Gilang Mercedes-Benz EQE SUV

Pihak Mercedes-Benz tidak mengonfirmasi berapa derajat radius putar yang dapat dipotong oleh rear axle steering. Hanya memastikan bahwa sangat berpengaruh pada sudut belok kendaraan.

Rear axle steering ini langsung bekerja saat setir digerakkan. Di bawah kecepatan 60 kpj akan berlawanan dengan arah setir, jadi kalau setir ke kanan ban belakang ke kiri dan sebaliknya. Tapi kalau di atas kecepatan 60 kpj akan mengikuti setir.

Kemudian untuk perubahan (gerak roda belakang) sampai dengan 10 derajat tergantung dari berapa besar putaran roda depan. Informasi berapa derajat streering-nya dapat dilihat di layar indikator.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat