vadakkuvaasal.com

Sejarah Power Steering, Teknologi yang Membantu Jutaan Pengemudi

Ilustrasi mengemudi.
Lihat Foto

JAKARTA, - Teknologi mobil berkembang pesat sejak awal 1900-an. Salah satu teknologi pada mobil yang terus dipakai sejak ditemukan hingga saat ini ialah power steering.

Sebelum ada power steering dibutuhkan tenaga besar untuk memutar setir berulang kali sebelum belok. Power steering merupakan langkah besar yang membuat mengemudi menjadi relatif mudah.

Baca juga: Hasil Klasemen Pebalap MotoGP 2024: Bagnaia Gusur Martin dari Puncak

Asal-usul power steering dapat ditelusuri pada 1926. Seorang insinyur Amerika, Francis Davis, menciptakan sistem power steering pertama. Namun, sistemnya tidak digunakan sampai beberapa waktu kemudian.

Power steering hidraulik.toyotazone.co.za Power steering hidraulik.

Davis memperoleh lima paten dari tahun 1931 hingga 1943, masing-masing untuk komponen yang berbeda. Semua komponen adalah bagian dari sistem power steering buatannya.

Francis Davis kemudian pertama kali diberi kontrak oleh General Motors (GM) untuk mengerjakan sistem power steering. Namun, kontraknya dihentikan karena krisis ekonomi AS pada tahun 1930-an.

Dilansir dari dubizzle, Davis kemudian dipekerjakan oleh Bendix Corporation, yang ingin memasarkan sistem power steering hidroliknya. Tiga tahun kemudian, sistemnya dipasang pada setidaknya 10 mobil.

Baca juga: Etika Benar Saat Lewat Tanjakan, Antre Biar Terhindar dari Bahaya

Menariknya, pada saat itu GM membeli dua desain paten Davis yang kemudian digunakan di mobil Buicks.

Ilustrasi power steering pada mobilGuideautoweb.com Ilustrasi power steering pada mobil

Memasuki Perang Dunia II pada 1945 dianggap sebagai landasan utama dalam sejarah dan evolusi sistem power steering.

Pada era ini produksi mobil meningkat untuk perang. Sistem power steering dianggap penting terutama untuk kendaraan berat. Saat itu hampir semua kendaraan lapis baja menggunakan power steering.

Masa berlaku desain paten Davis habis pada akhir Perang Dunia II. Chrysler kemudian menggunakan desain Davis untuk membuat sistem power steering sendiri yang dikenal sebagai 'Hydraguide'.

Baca juga: Respons BYD Soal Keran Pemesanan M6 untuk Indonesia

Interior Daihatsu Hi-Max, varian tertingginya dilengkapi AC, power steering, dan jok pengemudi yang bisa digeser maju-mundur.Febri Ardani/KompasOtomotif Interior Daihatsu Hi-Max, varian tertingginya dilengkapi AC, power steering, dan jok pengemudi yang bisa digeser maju-mundur.

Pada tahun 1960, hampir 3,5 juta unit mobil di AS telah dilengkapi dengan sistem power steering.

Seiring berjalannya waktu, mobil berevolusi, begitu pula sistem power steering.

Evolusi pertama power steering ialah sistem hidrolik yang menggunakan cairan untuk memberi tekanan untuk memudahkan memutar roda.

Baca juga: Tukar Tambah Nmax Lama jadi Nmax Turbo, Siapkan Dana Segini

Sistem power steering hidrolik menggunakan cairan untuk memberikan tekanan pada roda saat roda kemudi diputar. Tekanan fluida dihasilkan oleh pompa.

(Kiri) contoh electronic power steering yang motornya terpisah dengan steering rack dan (kanan) yang menempel steering rack./Gilang (Kiri) contoh electronic power steering yang motornya terpisah dengan steering rack dan (kanan) yang menempel steering rack.

Baca juga: Penyebab Lain Mobil Tak Kuat Menanjak Setelah Berhenti

Pompa tersebut digerakkan oleh sabuk yang terhubung ke mesin. Karena sabuk menggerakkan tenaga dari mesin, sistem hidrolik dianggap tidak hemat bahan bakar.

Sistem power steering kemudian beralih dari hidrolik ke elektrik. Sistem ini tidak menggunakan cairan hidrolik, rodanya dibantu oleh motor listrik.

Sistem power steering elektrik dapat menyesuaikan diri tergantung pada kecepatan mobil seperti kemudi ringan pada kecepatan rendah dan kemudi berat pada kecepatan tinggi.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat