vadakkuvaasal.com

Luca Marini Sebut Toprak Sulit Membantu Honda

Luca Marini saat berlaga pada MotoGP Qatar 2024
Lihat Foto

JAKARTA, - Beberapa pekan terakhir, pebalap WorldSBK Toprak Razgatlioglu menjadi nama yang sering disebut di MotoGP. Dua pabrikan yaitu Honda dan Yamaha dikatakan tertarik dengan jasa Toprak.

Namun demikian belum ada langkah positif Toprak bakal ke MotoGP. Sebab sampai saat ini juara dunia WSBK musim 2021 tersebut masih punya konrak dengan BMW sampai musim depan.

Baca juga: PO Djoko Kendil Rilis Bus Pariwisata Baru, Pakai Livery Anyar

Ketika isu Honda Racing Corporation (HRC) tertarik dengan Toprak, yang di satu sisi Joan Mir juga sedang menunggu perpanjangan kontrak, rekan setim Mir, yaitu Luca Marini angkat bicara.

Luca Marini dan Valentino RossiFoto: Motorsport-Total.com Luca Marini dan Valentino Rossi

Adik tiri Valentino Rossi yang baru “pecah telur” menghasilkan poin di MotoGP Jerman 2024 tersebut mengatakan, jika Toprak datang ke Honda, maka dia akan kesulitan bisa berbuat banyak untuk Honda.

“Saya jawab tidak. Jika ada pebalap yang mesti datang (dikontrak Honda) saya pilih siapapun dari Aptilia atau KTM, yang dapat membawa pengetahuan baru,” ujar Marini dilansir dari GPOne, Selasa (9/7/2024).

Alasannya ialah pebalap asal Turki itu belum ada pengalaman di MotoGP. Satu-satunya pengalaman dia di MotoGP ialah saat tes pakai motor Yamaha YZR-M1 menggunakan ban Michelin.

Baca juga: Bocoran Jetbus 5 Big Benz Buatan Karoseri Adiputo di GIIAS 2024

“Saya contohnya yang datang dari Ducati. Saya bilang, sebagai pebalap baru, dia perlu teknis, perlu memberikan informasi, dan memberikan timbal balik sehingga paham situasi,” ujarnya.

Toprak Razgatlioglu saat sesi tes World Superbike (WorldSBK) 2024 menggunakan BMW M 1000 RRDok. @toprak_tr54 Toprak Razgatlioglu saat sesi tes World Superbike (WorldSBK) 2024 menggunakan BMW M 1000 RR

Baca juga: Siap Meluncur di GIIAS 2024, Neta X Sudah Dapat Sertifikasi TKDN

“Saya ingin menekankan saya nyaman dengan Joan (Mir). Dia pribadi yang baik, dan saya berharap dia tetap bertahan di tim ini,” katanya.

Marini kemudian memberikan contoh Jorge Lorenzo, juara dunia tiga kali bersama Yamaha waktu zaman Rossi.

“Lorenzo adalah talenta yang luar biasa, jika dia bertahan di Ducati, dia mungkin bisa menambah dua gelar juara dunia. Tapi saat dia tiba di Honda, dia gagal memberikan yang semua orang harapkan,” katanya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat