vadakkuvaasal.com

Video 2 Mobil Penyok Kejar-kejaran di Tol, Ternyata Ditabrak Truk

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan dua mobil kejar-kejaran di dekat Gerbang Tol Pedati arah Cawang ramai viral di media sosial.
Lihat Foto


JAKARTA, - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan dua mobil kejar-kejaran di dekat Gerbang Tol Pedati arah Cawang ramai viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun TikTok, prabzoey, dua mobil tampak dua mobil yaitu Daihatsu Xenia dan Toyota Sigra berkejaran dengan kondisi penyok bagian bumper belakang.

"Baru kali ini ngeliat secara real kejar kejaran di Jalan," tulis penjelasan vidio dikutip , Kamis (4/1/2023).

Baca juga: Jokowi: Tidak Ada Lagi Premanisme di Terminal Bus

Video tersebut ramai menjadi perbincangan netizen. Mayoritas menyebut mirip dengan aksi kejar-kejaran di film Fast and Furious atau gim GTA.

@prabzoey Baru kali ini ngeliat secara real kejar kejaran dijalan ????#jakarta #jakartakeras ? Gta San Andreas (Instrumental Version) - Fk Music

Namun menurut rosi.ninta, yang bersuara di kolom komentar akun Instagram jakarta.terkini yang merepost video tersebut kedua mobil tersebut bukan kejar-kejaran melainkan mengejar truk yang menabrak kedua mobil tersebut.

"Hi, saya penumpang di mobil putih yg kacanya hancur. Kejadian aslinya 2 mobil yg penyok itu mengejar truk yang menabrak kami dari belakang ????," tulisnya.

Kejadian truk menabrak bagian belakang mobil penumpang bukan sekali-dua kali terjadi. Hal ini karena sopir tidak menerapkan jaga jarak dengan baik sehingga terjadi tabrakan beruntun..

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum mengatakan pengemudi harus mampu menjaga jarak minimal atau kerap disebut jarak aman antara kendaraan di depannya.

Jarak aman berkendara di jalan tol harus diperhatikan ketika kondisi hujanDicky Aditya Wijaya Jarak aman berkendara di jalan tol harus diperhatikan ketika kondisi hujan

"Teori yang sering kita dengar adalah teori 3 detik. Pada saat kita dihadapkan pada kendaraan di depan kita mengerem mendadak," kata Budiyanto dalam keterangannya, belum lama ini.

Budiyanto mengatakan, teori 3 detik merupakan teori yang dilandaskan pada berada lama waktu yang dibutuhkan seseorang untuk menghindar jika di depannya ada kondisi darurat.

"Proses otak untuk memerintahkan kaki kita menginjak pedal rem dibutuhkan waktu sekitar 0,5 sampai dengan 1 detik, kemudian proses kerja mekanical dibutuhkan waktu 0,5 sampai dengan 1 detik, dan dibutuhkan kendaraan sampai kendaraan berhenti dibutuhkan waktu 0,5 sampai dengan 1 detik. Total waktu yang dibutuhkan 3 detik," katanya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat