vadakkuvaasal.com

TMAP dan TDEM Berubah Nama Jadi Toyota Motor Asia

Toyota melakukan recall 6,5 juta unit untuk beberapa model karena power window.
Lihat Foto

JAKARTA, - Toyota Motor Corporation (TMC) berencana untuk mengubah peran serta tanggung jawab perusahaan bersama Daihatsu Motor Corporation (DMC) untuk bisnis kendaraan penumpang di negara berkembang.

Rencana tersebut seiring dengan upaya perusahaan untuk menyediakan mobilitas untuk semua golongan serta perkembangan industri menuju era kendaraan ramah lingkungan.

Oleh karenanya, TMC memberikan arahan untuk mengganti nama TMAP (Toyota Motor Asia Pacific Ltd) dan TDEM (Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing Co., Ltd) menjadi Toyota Motor Asia.

Baca juga: Jangan Tempel Stiker Berlebihan di Kaca Belakang Mobil, Bisa Ditilang

Logo Toyota yang terpasang di bagian depan salah satu produknya.Stanly/KompasOtomotif Logo Toyota yang terpasang di bagian depan salah satu produknya.

Kedua perusahaan terkait merupakan kantor pusat regional TMC di Asia, yaitu Singapura dan Thailand. Sehingga ruang geraknya akan berjalan lebih strategis di kawasan.

Meskipun badan hukumnya akan tetap independen, perubahan nama ini melambangkan tujuan memberikan solusi teknis dan komersial yang terintegrasi kepada pelanggan di Asia, dengan visi mobilitas untuk semua.

"Penamaan Toyota Motor Asia merupakan bukti niat kami untuk berupaya mengintegrasikan produk dan layanan berkualitas tinggi yang melayani beragam kebutuhan mobilitas pelanggan di Asia," kata Masahiko Maeda, CEO of Toyota Asia Operation dalam keterangannya, Selasa (9/4/2024).

Toyota, lanjutnya, selalu percaya untuk menjadi “Best in Town”, dimana perusahaan menggunakan teknologi canggih yang aman dan berkualitas tinggi untuk memecahkan tantangan mobilitas dari masyarakat luas.

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Polisi Imbau Pemudik Pakai Rumus 1:4 Saat Mengemudi

Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.Nikkei Pabrik Toyota yang ada di wilayah Durban, Afrika Selatan.

Dalam upaya mencapai tujuan itu, perusahaan bakal menggabungkan 3 konsep, yaitu Mobility 1.0 untuk memperluas nilai kendaraan, Mobility 2.0 yang memperluas akses mobilitas ke ranah baru.

Serta, Mobility 3.0 untuk mengintegrasikan mobilitas dengan sistem sosial, seperti energi baru terbarukan maupun manajemen lalu lintas.

Toyota Motor Asia akan mendukung 16 pasar utama di Asia, mencakup Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Timor-Leste, Vietnam.

Dukungan tersebut dalam bentuk riset dan pengembangan, perencanaan, penjualan, layanan purna jual, dan lain sebagainya. Ini berlaku untuk merek Toyota, Daihatsu, serta operasional Lexus.

Baca juga: Bergulir Akhir Pekan Ini, Simak Jadwal MotoGP Amerika 2024

Oto Journey 2024 - Toyota Yaris dan Innova Zenix Hybrid/OTOMOTIF Oto Journey 2024 - Toyota Yaris dan Innova Zenix Hybrid

Tidak sampai di sana, kantor pusat regional juga akan turut mendukung pengembangan dan produksi di pasar lain, termasuk Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan seluruh negara di kawasan Selatan.

"Penyelarasan yang lebih baik antara penelitian dan pengembangan, manufaktur, penjualan dan layanan, dilambangkan dengan nama umum kami Toyota Motor Asia," ujar Hao Quoc Tien, DCEO of Toyota Asia Operations.

"Ini merupakan langkah signifikan menuju peningkatan fokus pelanggan yang terus berubah dengan cepat. Kami akan melakukan yang terbaik untuk memenuhi janji merek kami," tutup dia.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat