vadakkuvaasal.com

Toyota Pede Pasar Mobil Hibrid Akan Terus Meningkat

Corolla Cross Hybrid GR Sport dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023). Corolla Cross Hybrid GR-S dijual Rp 600 jutaan. Sementara yang non GR-S Rp 500 jutaan.
Lihat Foto

JAKARTA, - Toyota yakin tren penjualan mobil hibrida akan terus naik pada tahun 2024. Hal tersebut tercermin dari penguasaan pasar mobil hybrid pada 2022, 2023, dan di kuartal satu 2024.

Untuk diketahui, pasar mobil elektrifikasi terus tumbuh, di mana di dalamnya terbagi dalam beberapa segmen, yaitu mobil listrik (BEV), Plug-In Hybrid (PHV) dan juga mobil hybrid (HEV).

Baca juga: PO Blue Star Rilis Bus Baru Pakai Jetbus 5

Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan, kenaikan pasar mobil elektrifikasi secara keseluruhan ikut mendorong permintaan di segmen hibrid.

Toyota Camry hybrid 2020 ini dinyatakan lulus setelah menjalani uji emisi di loksi razia di Terminal Blok M/Sendy Toyota Camry hybrid 2020 ini dinyatakan lulus setelah menjalani uji emisi di loksi razia di Terminal Blok M

"Sebenarnya kalau bicara hibrid, pertama marketnya. Jadi kalau kita bicara market ada XEV (electric vehicle) ada BEV ada hybrid. Kalau bicara XEV totalnya itu sebenarnya tahun 2022 kan 2 persen kalau kita ngomong wholesales ya 2 persen dari total market," kata Henry di Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/5/2024).

"Jadi memang XEV ini naik, nah kemudian kalau kita lihat BEV naik dari satu persen naik menjadi 1,7 persen lagi jadi 2,8 persen, kalau hybrid dari 5,4 persen naik lagi jadi 6,4 persen. Jadi memang komposisi hybrid di dalam XEV ini masih sekitar kurang lebih 70 persen," ujarnya.

Bahkan menurut Henry, per kuartal satu 2024, atau tiga bulan pertama dari Januari-Maret 2024 penguasaan mobil hibrid menjadi 9,2 persen.

Baca juga: Peugeot Cabut dari Indonesia, Bengkel Spesialis Siap Tampung

All New Kijang Innova Zenix Hybrid mengadopsi platform dan mesin TNGA serta teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5. Dok. TAM All New Kijang Innova Zenix Hybrid mengadopsi platform dan mesin TNGA serta teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tahun lalu, total penjualan ritel mobil di Indonesia sebesar 998.059 unit, turun sekitar 2 persen dari tahun 2022 sebesar 1.013.582 unit.

Bicara segmen elektrifikasi yang terdiri dari hybrid (HEV), Plug-in Hybrid (PHEV) dan mobil listrik (BEV), berdasarkan data 2023 terjual 64.933 unit atau 6,51 persen dari total penjualan mobil nasional.

Jika dirinci, penjualan mobil hybrid atau HEV sebesar 46.756 unit dengan market share 4,68 persen, sedangkan mobil listrik hanya terjual 18.178 unit atau tak sampai 2 persen yakni tepatnya 1,82 persen.

Baca juga: Cara Mudah Bedakan Suara Dengung dari Mesin atau Transmisi

All New Alphard Hybrid sumbang penjualan tinggi untuk Toyota selama GIIAS 2023/Daafa Alhaqqy All New Alphard Hybrid sumbang penjualan tinggi untuk Toyota selama GIIAS 2023

Artinya, jika disederhanakan pasar electric vehicle alias EV baru mengambil porsi 6,5 persen dari pasar mobil nasional. Namun dari jumlah tersebut komposisi hybrid di dalamnya masih lebih besar dari mobil listrik.

"Ya Jadi kalau melihat seperti itu rasanya memang BEV juga meningkat penerimannya, tapi hibrid juga kelihatan lebih besar ya penerimaannya dari masyarakat tadi," ujar Henry.

Sejauh ini Toyota merupakan pabrikan yang paling banyak punya mobil hibrid. Mulai dari Camry HEV, Alphard HEV, Vellfire HEV, C-HR HEV, Corolla Altis HEV, Corolla Cross HEV, Yaris Cross, Innova Zenix HEV, RAV4 GR Sport PHEV.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat