vadakkuvaasal.com

Posisi Tuas Transmisi Mobil Matik yang Benar Saat di Tanjakan

Wuling Almaz tak ragu melibas ragam tanjakan di Geopark Ciletuh, Sukabumi
Lihat Foto

 

JAKARTA, - Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2024, cuti bersama dan akhir pekan ini, tidak sedikit dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke daerah puncak menggunakan mobil.

Untuk itu, bagi masyarakat yang berlibur ke daerah puncak dengan jalanan menanjak menggunakan mobil matik, pastikan memposisikan tuas transmisi dengan benar agar kendaraan kuat nanjak.

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, mengatakan melewati tanjakan tapi tidak menggunakan gigi tenga benar bisa mengakibatkan mobil tidak kuat nanjak.

Baca juga: Toprak Akhirnya Bilang Alasan Meninggalkan Yamaha

Tanjakan Cinomati, Desa Wonolelo, Pleret, merupakan jalur alternatif mudik Selatan DIY/Markus Yuwono Tanjakan Cinomati, Desa Wonolelo, Pleret, merupakan jalur alternatif mudik Selatan DIY

“Saat melewati tanjakan curam jangan biarkan tuas transmisi di posisi D, pindahkan ke posisi L atau D1,” kata Hermas kepada , belum lama ini.

Dengan memindahkan posisi gigi akan membuat mobil matik kuat nanjak, karena perpindahan gigi yang dilakukan secara otomatis bisa melemahkan kemampuan menanjak.

Hermas mengatakan, alasan pindah gigi karena saat tuas transmisi berada di D, perpindahan gigi akan dilakukan otomatis saat putaran mesin mencapai torsi optimal dan siap pindah ke rasio gigi lebih berat atau tinggi.

Selain itu, saat menanjak pengemudi cenderung menekan pedal gas lebih dalam. Sehingga putaran mesin yang tinggi terbaca oleh modul transmisi, bahwa torsi telah optimal untuk melakukan perpindahan gigi.

Baca juga: Cara Operasikan Parkir Otomatis pada GWM Haval H6 HEV


Padahal dalam kondisi tanjakan curam atau tanjakan panjang, putaran mesin memang akan meninggi, namun rasio gigi harus yang lebih rendah agar torsi lebih mudah didapat.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengatakan, ketika menggunakan mobil matik di jalur menanjak sebaiknya gunakan gigi rendah.

“Mengendarai mobil di hill driving atau mount driving, naik turun lemah, maka setiap sebelum tanjakan persneling sudah diturunkan dari Drive (D) ke L (Low) atau ke 2 (bagi yang sudah ada,” kata Jusri.

Posisi transmisi low atau 2 pada mobil matik, seperti gigi 1 pada mobil manual. Sehingga, baik saat digunakan untuk tanjakan yang sangat curam atau ketika terjebak macet dan berjalan merayap di tanjakan

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat