vadakkuvaasal.com

Honda Siapkan 10 Triliun Yen untuk Bikin Mobil Listrik

Ilustrasi logo Honda
Lihat Foto

JAKARTA, - Honda Motor Corporation menyebut akan menggandakan investasinya dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi sekitar 10 triliun yen alias Rp 1 kuadriliun untuk periode 10 tahun hingga 2030.

Dikutip Kyodo, Kamis (16/5/2024), investasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing perseroan pada persaingan EV. Mengingat saat ini perkembangan industri EV seperti Tesla Inc. dan BYD China main pesat.

Sehingga Honda berkeinginan meningkatkan rasio kendaraan listrik dan kendaraan sel bahan bakar menjadi 100 persen dari total penjualan mobil barunya pada tahun 2040.

Baca juga: Penampakan Hyundai Ioniq 7 Berbalut Kamuflase

Konsep Mobil Listrik Honda S7 di Beijing Auto Show 2024 / Aditya Maulana Konsep Mobil Listrik Honda S7 di Beijing Auto Show 2024

Toshihiro Mibe, CEO Honda mengatakan, bahwa industri EV memang masih baru. Namun dalam jangka panjang pergeseran menuju kendaraan ramah lingkungan ini akan terus berjalan secara stabil.

Adapun investasi sebesar 10 triliun yen itu mencakup sekitar 6 triliun yen (Rp 615 triliun) untuk membangun sistem pabrik generasi berikutnya dan memproduksi mobil baru.

Kemudian 2 triliun yen (Rp 205 triliun) untuk penelitian dan pengembangan perangkat lunak, serta 2 triliun yen untuk produksi baterai.

Sejalan dengan itu, Honda bertujuan untuk mengurangi biaya baterai yang diperoleh di Amerika Utara sebesar 20 persen dibandingkan dengan tingkat saat ini pada tahun 2030.

Perusahaan juga berencana untuk memangkas biaya produksi kendaraan listrik sebesar 35 persen.

Baca juga: Pasar Otomotif Indonesia Lagi Lesu, Ini 10 Mobil Terlaris April 2024

Honda Freed generasi terbaruDoc Carscoops Honda Freed generasi terbaru

Sebelumnya, Honda mengatakan akan meluncurkan tujuh model dari seri EV barunya, "Honda 0" secara global pada 2030, mendatang mulai dari mobil kecil hingga kendaraan sport utilitas besar.

Produsen mobil Jepang, yang dianggap tertinggal dalam pasar kendaraan listrik sepenuhnya, bertekad untuk mengejar ketinggalan dengan pesaing luar negeri.

Honda mengatakan bahwa mereka juga akan mempertimbangkan kerja sama dengan pesaing beratnya, Nissan Motor Co., dalam hal kendaraan listrik dan perangkat lunak.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat