vadakkuvaasal.com

Selisik Mobil Jepang Pertama yang Masuk Indonesia

Toyota Land Cruiser
Lihat Foto


JAKARTA, - Selama puluhan tahun merek mobil Jepang menguasai pasar otomotif Indonesia. Produk yang andal dan harga kompetitif membuat merek-merek Jepang mudah diterima oleh masyarakat.

Namun, kapan tepatnya pertama kali mobil Jepang masuk Indonesia?

Mengutip buku "Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini," karya James Luhulima, mobil Jepang pertama yang hadir di Indonesia ialah Toyota Land Cruiser pada 1961 yang disebut jip Toyota canvas.

Baca juga: Hasil Klasemen Akhir MotoGP 2023, Bagnaia Unggul 39 Poin dari Martin

"Bahwa, jip Toyota canvas merupakan mobil Jepang pertama yang masuk ke Indonesia itu betul. Namun, sesungguhnya mobil itu masuk ke Indonesia empat tahun lebih awal, tepatnya pada tahun 1961," tulis buku, dikutip Senin (27/11/2023).

Tercatat pada 1961 ada 100 unit SUV Toyota canvas atau beratap terpal yang masuk ke Indonesia.

Mobil itu dibeli oleh Departemen Transmigrasi, Koperasi, dan Pembangunan Masyarakat Desa untuk dibagi-bagikan kepada instansi-instansi koperasi di seluruh Indonesia untuk Musyawarah Nasional Koperasi di Surabaya, Jawa Timur.

Iklan Toyota Land CruiserFoto: Bukalapak Iklan Toyota Land Cruiser

Jong Soemadijo, Kepala Biro Perlengkapan dan Pembelian Departemen Transmigrasi Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa periode 1961-1964, mengatakan, saat itu dia ditugaskan membeli 100 unit mobil jip atau sebutan Sport Utility Vehicle (SUV) pada saat itu.

Baca juga: Hasil MotoGP Valencia 2023: Sempurna, Bagnaia Juara Dunia!

Land Cruiser edisi Signature.Autoevolution Land Cruiser edisi Signature.

Menurut pengakuannya pada 27 April 2011, Soemadijo mengatakan, saat itu pilihan jatuh pada Toyota canvas karena harganya paling murah dibandingkan mobil jip atau SUV sejenis. Saat itu harga Toyota canvas sekitar Rp 112.000 per unit.

"Sesungguhnya pada saat itu ada dua jip lain di pasar, yakni jip Willys asal Amerika Serikat dan jip Land Rover asal Inggris. Namun harga kedua jip itu jauh lebih mahal ketimbang jip Toyota," tulis buku.

Jip Willys saat itu dibanderol Rp 350.000 per unit sedangkan Land Rover seharga Rp 450.000. Sehingga perbandingannya satu unit Land Rover saat itu setara nyaris empat unit Toyota canvas.

Baca juga: Harga Suzuki Katana Seken, mulai Rp 37 Juta

Untuk mengimpor Toyota canvas secara utuh dari Jepang, Departemen Transmigrasi Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa menunjuk PT GICA Ltd yang berkantor di Jalan Majapahit, di Jakarta Pusat.

Namun jip Toyota canvas bukan satu-satunya mobil Jepang yang masuk ke Indonesia pada 1961. Bersama jip Toyota canvas, juga masuk sedan Toyota, yakni Toyopet Tiara.

Mayjen Soeharto dengan jip Toyota canvasFoto: Buku The Smiling General: President Soeharto of Indonesia, Roeder OG, Jakarta, Gunung AGung 1969/Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini, James Luhulima Mayjen Soeharto dengan jip Toyota canvas

Mendiang AH Budi, pendiri Nasmoko Group, yang merupakan jaringan distribusi penjualan Toyota di Jawa Tengah dan Yogyakarta, mengatakan pernah membeli Toyopet Tiara pada 1961.

"Ia tertarik pada iklan sedan Toyota, Toyopet Tiara, sehingga ia pergi dari Semarang ke Jakarta untuk membeli mobil itu," tulis buku.

"Mobil yang dibeli dengan harga Rp 380.000 itu langsung dicobanya dengan mengendarai mobil itu sendiri dari Jakarta-Semarang, yang berjarak sekitar 500 kilometer," tulis buku.

Baca juga: Selebrasi Juara Dunia MotoGP, Bagnaia Main Basket di Ring

Penampakan Toyota canvas dapat dilihat di film "Pengkhianatan G30S/PKI" karya Arifin C Noor, yang merupakan tontonan wajib pasa zaman Orde Baru bagi anak sekolah, dan setiap tahun ditayangkan pada 30 September di TVRI.

Dalam film itu, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Mayor Jenderal Soeharto mengendarai Toyota canvas.

Begitu juga Komandan Resimen Pasukan Khusus Angkatan Darat (RPKAD) Kolonel Sarwo Edhie Wibowo yang menggunakan Toyota canvas dalam perjalanan menuju Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat