vadakkuvaasal.com

Bahaya Laten Main Ponsel Sambil Berkendara, Kecelakaan Bisa Lebih Fatal

Naik motor main HP
Lihat Foto

JAKARTA, - Main ponsel saat berkendara motor bisa dianggap sebagai satu contoh sikap tidak disiplin saat berlalu lintas, yang sayangnya masih cukup sering dijumpai di jalan.

Padahal jika meninjau dari segi keselamatan berkendara, tindakan semacam ini bisa membahayakan. Berdasarkan klaim pakar, risiko kecelakaan bahkan bisa jauh lebih tinggi dan sangat fatal.

Agus Sani, Head of Safety Riding AHM Wahana menjelaskan, fokus terhadap jalan dan area sekitar adalah satu faktor penting yang wajib dimiliki oleh pengendara. Kegiatan seperti mengutak-atik ponsel tentunya bisa jadi pengalih fokus.

Baca juga: Trik Supaya Baterai Mobil Listrik Tidak Cepat Habis

ilustrasi main hp ojol/Fathan Radityasani ilustrasi main hp ojol

“Dalam safety riding ada istilah 7 postur utama berkendara, dari bagian mata dan kepala sampai telapak kaki. Main hape saat berkendara itu sudah merusak 4 postur,” ucapnya saat dihubungi , Kamis (4/1/2024).

Jika pengendara memainkan ponsel, kedudukan telapak tangan dan lengan pasti berubah dan meninggalkan satu posisi setang kemudi. Selain itu, postur leher serta mata juga pasti teralihkan dan tidak fokus ke jalan.

Kondisi hilangnya fokus terhadap jalan tersebut lah yang memunculkan banyak risiko sekaligus, mulai dari membahayakan diri dan pengendara lain, serta motor limbung karena kurang kendali.

Baca juga: PLN Mengaku Sudah Ada 900 Unit SPKLU di Indonesia

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Pebalap road race tewas tertimpa gerbang start/finis. Peristiwa itu terjadi di ajang Bupati Paser Cup 2023, di area Stadion Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Sabtu (9/12/2023).SHUTTERSTOCK/osobystist Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Pebalap road race tewas tertimpa gerbang start/finis. Peristiwa itu terjadi di ajang Bupati Paser Cup 2023, di area Stadion Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Sabtu (9/12/2023).

Selain itu, fatalitas alias tingkat keparahan cedera akibat kecelakaan juga diklaim meningkat. Menurut Agus, hal ini berkaitan dengan kecepatan respon tubuh.

“Semisal terjadi kecelakaan normal, pengendara masih punya waktu untuk membuat split second decision, misalnya mengatur posisi jatuh. Ketika kondisinya sedang main hape, enggak akan ada waktu untuk merespon, jadi kecelakaan lebih fatal,” ucapnya.

Menimbang tingginya resiko yang bisa terjadi, pengendara dianjurkan untuk selalu fokus dan mawas. Jika memang harus membuka ponsel, sebaiknya menepi terlebih dahulu.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat