vadakkuvaasal.com

Kaca Film Gelap Bukan Jaminan Bikin Kabin Mobil Adem

Kaca film V-Kool
Lihat Foto

JAKARTA, - Tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa kaca film dengan tingkat kegelapan yang pekat bisa menolak panas dan sinar ultraviolet dari luar mobil. Padahal, faktanya tidak seperti itu.

Linda Widjaja, Vice President Director, PT V-KOOL Indo Lestari mengatakan, kaca film yang berkualitas adalah yang bisa menolak inframerah, bukan hanya mengandalkan gelap saja.

“Kaca film saat ini semakin gelap memang semakin tren, karena psikologis manusia mengira bahwa gelap itu akan menolak panas. Tetapi dengan catatan kaca film itu benar-benar bisa menolak inframerah, bukan hanya sekadar hitam dari cat, atau bahan kimia saja,” kata Linda, di Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).

Baca juga: Diggia Sebut Motor MotoGP Harus Canggih

Linda melanjutkan, meski kaca film yang digunakan lebih terang (intensitas kepekatan lebih sedikit), namun kalau punya penolakan panas yang baik maka tidak akan jadi masalah. Kabin akan tetap sejuk karena kaca film yang mengandung metal dan sangat baik dalam memantulkan panas.

“Kalau hanya kimia, membuat hitam, menolak panasnya pun tidak bisa maksimal. Infrared rejection itu kan penyebab panas, ini yang harus diperhatikan,” ucap Linda.

Kompetisi Video Pendek V-KOOL/Nanda Kompetisi Video Pendek V-KOOL

Kompetisi Video Pendek V-KOOL

Pada kesempatan ini, PT V-KOOL Indo Lestari, turut mengumumkan hasil penjurian Kompetisi Video Pendek, V-KOOL Creative Challenge 2024 yang digelar pada tanggal 5 Februari 2024 hingga 8 Mei 2024.

Dengan mengusung tema “You Deserve The Best”, V-KOOL Creative Challenge 2024 memberikan kesempatan luas bagi para content creator muda untuk berkreasi dalam kompetisi video kreatif yang memperebutkan hadiah hingga puluhan juta rupiah.

Baca juga: Plus Minus Cat Motor Doff dan Glossy, Pilih yang Mana?

“Kami merasa sangat bangga dapat memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam pembuatan video konten. Inisiatif V-KOOL ini ditanggapi dengan baik oleh peserta,” ucap Linda.

Menurut Linda, ajang seperti ini memang sangat dibutuhkan dan bisa menjadi wadah untuk mendapatkan bakat-bakat baru dalam bidang content creator. Peserta yang mendaftar tidak hanya dari Jakarta tetapi dari kota-kota seperti Purwokerto, Kudus, Lampung bahkan Ponorogo.

“Kami berharap ide-ide kreatif ini dapat kami kembangkan terus untuk memberikan ruang bagi kreator muda maupun kreator baru untuk menampilkan karya-karya mereka,” kata Linda.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat