vadakkuvaasal.com

Kenali Faktor yang Menyebabkan Mobil Matik CVT Tidak Kuat Nanjak

All New Honda BR-V Prestige CVT
Lihat Foto

SOLO, - Saat ini banyak mobil matik yang dibekali dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) dengan perpindahan percepatan yang nyaman serta irit bahan bakar.

Meski begitu, ada beberapa orang beranggapan jika mobil matik dengan transmisi matik CVT tidak kuat untuk menanjak.

Pemilik Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun Hardi Wibowo mengatakan, ada beberapa faktor penentu mobil matik CVT kuat atau tidak melewati tanjakan.

Baca juga: Pencurian Ban Saat Mobil Lagi Parkir Makin Canggih

Mitsubishi New Xpander Sport CVT/STANLY RAVEL Mitsubishi New Xpander Sport CVT

“Pertama kemiringan tanjakan, semakin curam tanjakan maka akan semakin berat buat mobil CVT, apalagi mobil CVT kebanyakan menggunakan penggerak depan, itu akan semakin sulit,” kata Hardi kepada , belum lama ini.

Menurutnya, semakin miring mobil maka beban terberatnya akan ke arah roda belakang. Ini membuat roda depan tidak menapak dengan sempurna sehingga mobil bisa kehilangan traksi.

“Kedua ancang-ancang, mobil matik CVT bisa mendapatkan jarak persiapan sebelum melewati tanjakan, sehingga akan lebih mudah untuk melewatinya,” kata Hardi.

Baca juga: Sebelum Masuk MotoGP, BMW Motorrad Harus Sukses di WorldSBK


Hardi mengatakan, jarak tersebut bisa digunakan sebagai kesempatan menambah kecepatan mobil sebelum menanjak sehingga gaya dorong akan membantu melewati tanjakan.

“Selain itu, muatan juga menentukan, semakin berat beban mobil matik CVT maka kesempatan untuk bisa melibas tanjakan semakin sedikit, karena transmisi ini bekerja sesuai dengan torsi yang dibutuhkan, semakin berat maka mobil semakin membutuhkan torsi yang besar,” kata Hardi.

Hardi juga mengatakan, kualitas oli CVT yang jelek juga bisa mempengaruhi mobil tidak kuat menanjak, karena kinerjanya akan menurun sehingga berpeluang membuat slip pada kampas kopling CVT.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat