vadakkuvaasal.com

Proses Lahirnya Polytron Fox R, Ajak Semua Stakeholder

Polytron Fox R yang memakai striping
Lihat Foto

SEMARANG, - Pengembangan sepeda motor listrik Polytron Fox R berlangsung sejak 2019. Baru pada 2022, motor listrik dengan model skutik maxi ini meluncur, harganya cuma Rp 13,5 juta.

Hariono, CEO Polytron mengatakan, saat mau membuat Fox R, dikumpulkan dulu para stakeholder terkait, dari penyedia jasa keuangan, driver ojek online, sampai orang biasa.

"Sebelum kita desain Fox R, kita memanggil pemangku kepentingan untuk meminta masukan. Spesifikasi motor seperti apa yang diingainkan," kata Hariono, di Semarang, Rabu (24/4/2024).

Baca juga: Tampilan Polytron Fox R Pakai Livery, Masih Belum Dijual

Polytron Fox R/SENDY Polytron Fox R

Pertama dari multifinance, mereka menginginkan motor listrik itu tidak mudah dicuri, karena harga baterai yang mahal. Bahkan perusahaan asuransi tidak mau mengasuransikan baterai.

"Keinginan selanjutnya adalah harga jual kembali tidak jatuh, karena mereka akan rugi," kata Hariono.

Sedangkan untuk masukan dari pengendara ojek online, mereka membutuhkan motor yang pemakaian hariannya bisa 130 km per hari. Kalau bisa, mengecas di rumah, tidak di tengah jalan.

Baca juga: Wuling BinguoEV Digeber 1.300 Km dari Jakarta ke Mandalika

"Kalau bisa harganya lebih murah dari motor bensin, tidak mudah dicuri, serta biaya operasional lebih murah. Mereka minta kecepatan maksimum lebih besar dari 70 Kpj, mereka pernah tes dan rasanya kurang kalau di bawah itu buat manuver," kata Hariono.

Kemudian kalau dari konsumen, ada tambahan keinginan seperti tenaga yang cukup buat dipakai lewat jalan menanjak. Serta motor harus aman dipakai, artinya tidak mudah terbakar.

Baru dari masukan tersebut, lahir Fox R yang punya spesifikasi untuk menjawab permintaan pasar. Harganya lebih murah dari skutik entry level, Rp 13,5 juta dan pakai skema sewa baterai per bulannya Rp 200.000.

Sekali cas, motor bisa melaju sejauh 130 Km dengan kecepatan puncak 95 Kpj. Lalu baterai pun sudah lolos sertifikasi IP 67, jadi aman saat terendam air dan debu.

"Kalau Fox S lahir karena ada keluhan konsumen, cuma pakai 60 Km sehari tapi harus bayar sewa baterai Rp 200.000," ucap Hariono.

Terkini Lainnya

New

Recommend

Tautan Sahabat